Beberapa hari lalu saya mengikuti seminar yang pada intinya membahas mengenai Seksualitas di kalangan remaja maupun di dalam rumah tangga. Perhatian yang sangat menonjol lagi-lagi terarah kepada kaum remaja, dimana menurut beberapa penelitian di kota-kota besar, pelaku seks pranikah selalu terjadi di kalangan itu. sampai pada tingkat Aborsi kerap kali terjadi karena para remaja itu belum siap untuk menerima hasil perbuatan mereka. Seks pranikah sering kali terjadi di kalangan remaja karena kurangnya perhatian dari orang tua untuk membimbing dan mengarahkan si anak.
Hendaknya pendidikan seks sedini mungkin diterapkan di dalam keluarga agar anakpun sejalan dengan perkembangannya dapat mengetahui apa itu makna seks sebenarnya.Pendidikan seks di kalangan keluarga dalam hal ini orang tua memberikan pengetahuan seks kepada anaknya, perlu diperhatikan faktor psikologi anak artinya pemberian pendidikan seks selalu secara bertahap dari tingkat pola pikir si anak. mungkin pada usia-usia dini si anak diberikan penjelasan mengenai akibat-akibat yang akan terjadi apabila melakukan hubungan seks dll.
Telah disinggung diatas bahwa Aborsi adalah suatu perbuatan nekad, dimana mereka yang melakukan hubungan seks dan tidak mengharapkan kehadiran si anak. Sering kali Aborsi juga terjadi di dalam lingkungan keluarga. ada beberapa faktor yang menjadi penguat terjadinya Aborsi dalam keluarga. kebanyakan orang tua yang ingin melakukan aborsi selalu mempunyai alasan tentang faktor sosial ekonomi, artinya kelahiran si anak akan menambah beban keluarga.
Aborsi yang diijinkan, apabila nyawa si ibu dalam keadaan darurat atau dengan hadirnya janin di dalam diri Ibu akan membawa resiko yang sangat tinggi terhadap nyawanya, selain itu tidak ada alasan untuk melakukan Aborsi termasuk faktor sosial maupun ekonomi (dalam sudut pandang Moral).
TUHAN AKU INGIN HIDUP
Tuhan aku ingin hidup, tapi mama bilang "TIDAK..!!"
aku ingin hidup dibumi dan bermimpi,
tertawa bersama banyak anak sebayaku
tetapi mama tak tahu lagi caranya mencintai,
Ia tidak menginginkan aku
dan dengan sedih aku pulang ke pelukan-Mu, TUHAN.
Ada begitu banyak bunga yang ingin kukumpulkan;
dan dari bumi ingin kuhitung
bintang-bintang nan jauh dilangit sana.
Aku juga ingin berlarian di padang rumput hijau
dan mandi di parit yang menyegarkan
bersama semua saudara-saudaraku.
tetapi tidak seperti anak lain
AKU TIDAK DAPAT HIDUP
AKU MATI SEBELUM DILAHIRKAN
karena mama bilang 'TIDAK..!!" padaku
Dia bilang "TIDAK" Tuhan.....
karena hatinya telah menjadi keras
melebihi sebongkah batu.
dia mengusirku pergi..!!
Dan aku pulang kepada-MU
untuk menumpahkan air mata kepedihan di pangkuanmu.
Padahal Tuhan,
aku ingin memandang mata seorang ibu
sungguh, mata yang begitu indah
yang menyanyikan puji-pujian ke langit
bersama burung-burung
Aku juga ingin mempunyai hati
serupa dengan penyair kanak-kanak
aku ingin berlarian di padang
menerbangkan layang-layangku yang indah ke angkasa
Tetapi tidak seperti anak-anak lain,
aku tidak dapat hidup
aku mati sebelum dilahirkan
karena mama bilang "TIDAK..!!"
Tuhan, ampunilah mama
yang tidak pernah mengenal aku!
aku yang tidak pernah hidup
akan berdoa kepadamu untuk dia...
(dari seorang anak yang diaborsi)

1 komentar:
puisinya menarik,Fred. lebih bagus kalau pasang shout box di blog supaya bisa komunikasi titip pesan/kesan/salam. pakai oggix.com aja babang. sukses.
Posting Komentar